Jalan raya - menarik jadi cermin budaya - karena di situ bisa ditonton pertemuan banyak orang dan kelakuannya.
Di situ bisa dilihat bagaimana kendaraan saling serobot , lampu merah dan rambu sering tidak ada maknanya. Mengambil hak orang lain bukan dgn rasa bersalah - jangan2 malah bangga.
Polisi, sang penjaga - malah sembunyi di balik pohon menunggu "mangsa". "Makin banyak yg melanggar makin baik" , lalu apa artinya kata "menjaga" - mungkin harus diganti kata "menjebak".
Jika ada yg celaka, jalanan langsung macet - bukan karena menolong, tapi sekedar nonton ! Padahal menonton itu berkonotasi "menikmati" !
Begitulah pikiran yg terbersit ketika sedang "sangat macet" karena ada tambahan pembangunan "busway". (Sebuah "proyek" yg sukses jika tujuannya adalah mensukseskan hanya busway).
Wednesday, December 22, 2004
Monday, December 13, 2004
Profesional
" Aku ini profesional , tidak mencampur jam kerja dan jam pribadi !"
" Apakah anda kadang2 teringat anak istri anda ketika anda bekerja !"
"Tentu ya !"
"Wah, kalau begitu kurang profesional donk !"
" Apakah anda kadang2 teringat anak istri anda ketika anda bekerja !"
"Tentu ya !"
"Wah, kalau begitu kurang profesional donk !"
Sunday, November 28, 2004
Bekerja.
"Meski tak dibayar, ingin aku bekerja kembali spt dulu !" , seorang pensiunan mengenang zaman mudanya dulu - ternyata kerja bukan melulu soal duit !
Friday, July 16, 2004
Pawang hujan
Pada satu hari minggu , kita datang pada pesta kawin out-door alias taman. Yg hajatan menyewa Pawang hujan tapi ternyata hujan malah lebat. "Pawangnya kurang sakti ...!", begitu komentar tamu, artinya pilih pawang harus jeli - kesimpulan kita perlu pawang !
Lalu pesta taman lain, juga dgn pawang , kali tidak hujan ! "Pawang sakti ! Berhasil ! " , pemilihan pawang jadi "confirmed" perlu - kesimpulan kita perlu pawang !
Pesta taman yg lain lagi , kali ini tidak dgn pawang , lalu ternyata hujan ! "Kenapa sih tidak pakai Pawang ?" , kesimpulan tetap sama , perlu pawang !
Shg ketika ada pesta , tidak dgn pawang sekaligus tidak hujan...... komentarnya malah sinis , "AAAAHHH ITU MAH HOKIIII ....! kesimpulannya apapun yg terjadi , mereka tetap saja percaya pawang !
Alam semesta adalah kepunyaan Tuhan , bukan pawang , IA menurunkan hujan kapan IA mau , bukan karena di sogok atau disuruh, apalagi disuruh pawang !
Lalu pesta taman lain, juga dgn pawang , kali tidak hujan ! "Pawang sakti ! Berhasil ! " , pemilihan pawang jadi "confirmed" perlu - kesimpulan kita perlu pawang !
Pesta taman yg lain lagi , kali ini tidak dgn pawang , lalu ternyata hujan ! "Kenapa sih tidak pakai Pawang ?" , kesimpulan tetap sama , perlu pawang !
Shg ketika ada pesta , tidak dgn pawang sekaligus tidak hujan...... komentarnya malah sinis , "AAAAHHH ITU MAH HOKIIII ....! kesimpulannya apapun yg terjadi , mereka tetap saja percaya pawang !
Alam semesta adalah kepunyaan Tuhan , bukan pawang , IA menurunkan hujan kapan IA mau , bukan karena di sogok atau disuruh, apalagi disuruh pawang !
Monday, July 05, 2004
Diberi sedekah
Sedekah itu adalah membagikan "hak" kita pada orang lain.
Tapi bagaimana kita sanggup men"sedekah"i orang ketika apa yg ditangan kita sebenarnya adalah hasil pemberian !
Lalu "memberi" jadi membantu kita mengingat betapa kita di"sedekah"i oleh Tuhan !
Tapi bagaimana kita sanggup men"sedekah"i orang ketika apa yg ditangan kita sebenarnya adalah hasil pemberian !
Lalu "memberi" jadi membantu kita mengingat betapa kita di"sedekah"i oleh Tuhan !
Saturday, June 26, 2004
Hati-hati
Sombong itu dekat dengan bohong !
Soalnya kalau tidak berbohong, mana bisa merasa sombong !
Karena kalau jujur, maka akan kelihatanlah "busuk" nya kita.
Jadi jika rasa tidak ada kelemahan , hati-hati !
Soalnya kalau tidak berbohong, mana bisa merasa sombong !
Karena kalau jujur, maka akan kelihatanlah "busuk" nya kita.
Jadi jika rasa tidak ada kelemahan , hati-hati !
Friday, May 28, 2004
Thursday, May 27, 2004
Wednesday, May 12, 2004
Keadilan
Seorang pengusaha, berencana 100 karung beras pada suatu daerah "miskin" ! Pergilah ia membeli 100 karung beras lalu membagikannya pada penduduk daerah tersebut.
Ketika dibagi, ternyata jumlah penduduknya lebih dari 100 orang , alhasil banyak yg tidak kebagian ! Lalu marahlah mereka yg tidak kebagian dan berkata
"Anda TIDAK ADIL ! "
Yg lain lagi berkata "Anda melakukan kebohongan publik ! "
Apa yg salah ya ?
Ketika dibagi, ternyata jumlah penduduknya lebih dari 100 orang , alhasil banyak yg tidak kebagian ! Lalu marahlah mereka yg tidak kebagian dan berkata
"Anda TIDAK ADIL ! "
Yg lain lagi berkata "Anda melakukan kebohongan publik ! "
Apa yg salah ya ?
Subscribe to:
Comments (Atom)



